Kabar Gembira: Ratusan Juta Dana Modal Usaha Siap Mengalir untuk Pelaku UMKM Kawangkoan

MINAHASA118 Dilihat

KAWANGKOAN, Globalberita.com — Angin segar berhembus bagi para pedagang dan pelaku usaha kecil di wilayah Kecamatan Kawangkoan. Dana modal usaha dalam jumlah besar kini siap dikucurkan kembali untuk membantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Esa Waya.

Dana yang akan digulirkan ini memiliki sejarah panjang, yakni berasal dari dana hibah eks PNPM Mandiri yang sudah ada sejak tahun 2007. Setelah adanya perubahan aturan dari pemerintah pusat, dana tersebut kini dikelola secara resmi oleh Bumdesma agar lebih aman dan profesional. Saat ini, tersedia dana segar sekitar Rp600 juta dari total aset miliaran rupiah yang siap dipinjamkan kembali kepada masyarakat sebagai tambahan modal kerja.

Direktur Bumdesma Esa Waya, Drs. Eddy Frederiek Ruata, menjelaskan bahwa kali ini sistem pinjaman dibuat lebih sederhana dan langsung menyentuh individu. Jika sebelumnya pinjaman harus melalui kelompok dengan sistem tanggung renteng, kini masyarakat bisa mengajukan pinjaman secara perorangan. Langkah ini diambil agar bantuan modal lebih tepat sasaran dan memberikan kemandirian bagi setiap pelaku usaha mikro.

Pria yang juga mantan birokrat berpengalaman ini menetapkan batas pinjaman maksimal hingga Rp15 juta untuk setiap pemohon. Agar dana publik ini tetap aman dan bisa terus bergulir menolong warga lainnya, pemohon hanya perlu menyiapkan agunan sederhana senilai 30 persen dari jumlah pinjaman. Selain itu, syarat administratif lainnya sangat membumi, yakni cukup dengan persetujuan suami atau istri serta mendapatkan rekomendasi dari pemerintah desa atau kelurahan setempat.

Saat ini, pihak pengelola sedang merampungkan persiapan kantor operasional yang berlokasi di Kelurahan Kinali Satu tepatnya disamping Kantor Kelurahan. Fokus utama dari program ini adalah memastikan pelaku usaha kecil di Kawangkoan memiliki akses modal yang mudah dan terjangkau, sehingga ekonomi keluarga dan desa bisa bangkit lebih kuat.