Puskesmas Tatelu Sasar Anak SD Divaksin DB, Anggrainy Kaeng : Terima Kasih Bupati Telah Perhatikan Kesehatan Anak Minut

Minut, Global Berita.Com- Puskesmas Tatelu gencar sasar sekolah SD di Kecamatan Dimembe untuk dilakukan suntikan vaksinasi Demam Berdarah (DB) pada anak sekolah.

Kepala Puskesmas Tatelu dr Rio Ucup Nainggolan saat ditemui awak media, Rabu (30/4/2025) di SDN Inpres Matungkas, mengatakan, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Tatelu dalam upaya menekan kasus Demam Berdarah di Kabupaten Minahasa Utara, gencar melakukan pemberian vaksinasi DB kepada anak-anak Sekolah Dasar.

Menurutnya, pemberian vaksinasi DB kepada anak-anak SD adalah upaya perhatian Bupati Minahasa Utara Joune Ganda pada anak-anak Sekolah Dasar, dalam menekan penyebaran kasus demam berdarah.

“Minimallah kalaupun ada kejadian, tidak ada kejadian kasus demam berdarah dengan gejala yang berat sekali yang bisa menimbulkan kematian,” ucap dokter Ucup Nainggolan.

Ditegaskannya, untuk membuat kasus demam berdarah itu hilang bukan hanya dengan pemberian vaksinasi, tapi harus dengan menerapkan pola hidup dan lingkungan yang sehat.

Olehnya Kepala Puskesmas Tatelu ini terus berupaya mensasar sekolah-sekolah SD yang ada di Kecamatan Dimembe, dengan target 250 orang anak yang duduk di kelas dua dan tiga bisa tervaksin DB.

Dokter Rio Nainggolan berharap, dengan pemberian vaksinasi kiranya penyebaran kasus penyakit demam berdarah dapat tekan, sehingga ke depan masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara bisa hidup lebih sehat lagi.

Sementara itu Anggrainy Kaeng, orang tua dari Giovinco Lumangkun kelas 3B SDN Inpres Matungkas mengatakan, menyambut baik program vaksinasi DB yang dilakukan oleh Puskesmas Tatelu pada anak-anak SD.

Warga Desa Matungkas jaga 11 ini juga berterima kasih kepada Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, yang peduli dan memberikan perhatian kesehatan bagi warga masyarakat di Kabupaten Minut.

Diketahui Kecamatan Dimembe pada medio awal Januari 2024 silam dilanda KLB demam berdarah. Namun semenjak dokter Rio Nainggolan menjadi Kepala Puskesmas Tatelu, maka penyebaran kasus demam berdarah dapat ditekan dan mengalami penurunan dratis.(JoTam)