Anggota DPRD SBT Abdul Azis Kunjungi Perpustakaan Kian Laut

MALUKU184 Dilihat

GLOBAL BERITA, SBT – Kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Azis Keliandan di Perpustakaan Kian Laut disambut baik oleh masyarakat.

Dalam kunjungannya, Azis yang terlihat didampingi istri tercinta berharap ada dampak positif terhadap Perpustakaan Kian Laut  yang merupakan salah satu penggerak gerakan literasi di Kabupaten Seram Bagian Timur.

“Beta berharap Kegiatan seperti ini berdampak positif. Apalagi keberadaan perpustakaan ini merupakan langkah pemerintah pada aspek pendidikan,”ujar Azis.

Anggota DPRD dari fraksi PDI-P itu berharap agar Bunda literasi Seram Bagian Timur dapat memberikan dukungan penuh pada perpustakaan desa sehingga bisa berjalan secara maksimal.

“Beta berharap agar pemerintah desa dan kabupaten untuk dapat melirik perpustakaan dan kegiatan kegiatan positif anak anak muda di kabupaten ini. Bahkan bunda literasi kabupaten juga perlu memberi dukungan penuh kepada perpustakaan desa agar literasi yang di tuangkan dalam RPJMN 2020-2024 Bisa tercapai dari program perpustakaan Nasional Republik Indonesia,”jelasnya.

Menurutnya, perpustakaan berbasis inklusi sosial ini perlu dimuatkan dalam satu kekuatan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat saat ini. Azis juga menyesalkan beberapa perpustakaan yang ada di desa seakan kurang diperhatikan pihak Pemdes maupun Pemkab.

“Di SBT saat ini punya perpustakaan di beberapa desa tapi sayangnya bergerak mandiri. Bahkan saat ini perpustakaan Nasional juga meluncurkan gagasan baru dengan tema Pemulihan Ekonomi Pasca Covid 19,”ungkapnya sembari berharap stekholder bergandeng tangan untuk dapat memacu kreatifitas anak muda di desa-desa untuk mewujudkan pertahanan pendidikan ekonomi, sosial dan budaya di masyarakat.

Sementara itu Wakil Ketua BPN Desa Kian Laut Fadal Pattiekon mengapresiasi kunjungan wakil rakyat tersebut.

“Kunjungan bapak dewan yang bersentuhan langsung deng katong disini sangat diapresiasi. Begitu juga dengan pengurus Perpustakaan Kian Laut yang meski tanpa anggaran dan bantuan desa tapi perpustakaan ini dapat mengharumkan nama desa kami.”ujar Fadil yang juga merupakan tokoh masyarakat desa setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *