KAYUUWI, GlobalBerita.com — Bersama Tim Gabungan Minahasa, SAR Minahasa Selatan memperluas area pencarian Queentania Makal hingga ke wilayah perbatasan Minahasa–Minahasa Selatan, Minggu 24 Mei 2026. Ini merupakan hari kedua pencarian di kawasan Air Terjun Paris, Desa Kayuuwi. Queentania, warga Desa Ampreng, Kecamatan Kawangkoan Barat, dilaporkan hilang sejak Sabtu 23 Mei 2026.
Pencarian dibagi menjadi dua tim. Tim 1 yang dipimpin Dan Pos Amurang Bapak Steven Lumowa fokus di lokasi dugaan awal hilangnya korban, di sekitar Air Terjun Paris. Sementara Tim 2 dari SAR Minahasa Selatan menyisir aliran sungai menuju perbatasan Minahasa dan Minahasa Selatan.
Perluasan ke arah perbatasan dilakukan karena jalur arus air dari Air Terjun Paris mengalir ke Desa Maruwasey, Kabupaten Minahasa Selatan. Turut dalam penyisiran: personel Polsek Kawangkoan di bawah pimpinan Kapolsek Ipda Rinto Langi, anggota TNI, Satpol PP Minsel, pemerintah setempat, dan masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Kawangkoan Barat dan Pemerintah Kecamatan Langowan Barat juga memantau langsung proses pencarian di lapangan.
Kasat Pol PP Minsel, Rommy Rumagit, S.Sos, mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel ke sejumlah titik di jalur aliran air. “Kami backup pencarian dari arah Minsel karena aliran air dari Kayuuwi mengarah ke Maruwasey. Personel yang tergabung dalam tim SAR sudah stanby di perbatasan untuk memantau dan menyisir bantaran sungai,” ujarnya.
Camat Kawangkoan Barat, Heppy Lumintang, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa, jajaran TNI, Polri, Tim SAR Minahasa dan Minsel, Pemkec Langowan Barat, serta Satpol PP Minsel. “Kami memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada. Terima kasih untuk semua pihak yang tidak kenal lelah membantu pencarian warga kami, Queentania,” ujarnya.
Camat Langowan Barat, Danold Lumingkewas, MAP, juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan semua unsur. “Ini bentuk kepedulian kita bersama. Sinergi Tim Gabungan Minahasa dan SAR Minsel di perbatasan kami harapkan bisa mempercepat penemuan adik Queentania dalam keadaan selamat,” katanya.
Kapolsek Kawangkoan Ipda Rinto Langi menegaskan pencarian akan dilanjutkan besok, Senin 25 Mei 2026, dengan fokus tetap di sekitar Air Terjun Paris dan aliran sungai ke arah perbatasan. “Kami tidak akan berhenti sampai ada titik terang. Personel akan kami tambah dan penyisiran diperluas,” tegasnya.







