MITRA, Globalberita com– Atraksi Institusi Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), memukau peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 19 tahun 2026 Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dirangkaikan dengan Hari Kebangkitan Nasional Ke 128 Tahun. Dipimpin langsung Bupati Mitra Ronald Kandoli, bertempat di Lapangan Ompo, Kelurahan Tosuraya, Kecamatan Ratahan, Sabtu 23 Mei 2026.

Adapun yang turut hadir dalam peringatan HUT ke 19 tahun 2026 Kabupaten Minahasa Tenggara dan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 118 tahun. Bupati Mitra Ronald Kandoli, Ketua TP-PKK Mitra Ny. Steffa Kandoli Antou, Wakil Bupati Mitra Fredy Tuda,Wakil Ketua TP-PKK Ny. Sandra Kindangen, S.Th M.Pd, Sekertaris Daerah David H Lalandos, AP, MM, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Mitra Ny. Lingkan Lalandos Mumekh ,M.Si, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanyaja, S.I.K, M.Han, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S, Kepala Kejaksanaan Negeri (Kejari) Mitra -Minsel Albertus Roni, SH, MH, kepala Pengadilan Negeri Mitra Minsel diwakili Panitera Hukum Inggriani Supit, S.H, M.H, Direktur PUD Pasar Mitra Yowanda Lontaan, S.Kep, Direktur PDAM Kabupaten Mitra Falcco Mamahit, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, serta Hukum Tua dan Perangkat Desa se-Kabupaten Minahasa Tenggara, Para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pimpinan organisasi kemasyarakatan, organisasi pemuda, dan pers, para perintis, tokoh pejuang, dan panitia pemekaran Kabupaten Minahasa Tenggara.

Sambutan Bupati Ronald Kandoli dalam peringatan HUT ke 19 dan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 118 tahun mengatakan,peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Minahasa Tenggara yang ke-19 ini, merupakan momentum sejarah yang sangat bernilai.
“Hari ini bukan sekadar perayaan seremonial tahunan atau panggung hiburan belaka. Lebih dari itu, hari ini adalah ruang refleksi bagi kita semua untuk menengok ke belakang, menghargai setiap jengkal perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi memekarkan daerah ini menjadi sebuah kabupaten yang mandiri. Tanpa komitmen dan visi besar dari para tokoh pemekaran, kita tidak akan pernah merasakan lompatan kemajuan seperti yang kita saksikan hari ini,” ujar Bupati.
Dikatakan Bupati Ronald Kandoli, usia 19 tahun dalam lintasan sejarah pemerintahan menandakan sebuah fase kedewasaan. Kabupaten Minahasa Tenggara kini bukan lagi daerah baru yang meraba-raba arah. Kita telah bertransformasi menjadi daerah yang matang, tangguh, dan mampu berdiri sejajar dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Sulawesi Utara.
“Kedewasaan ini dibuktikan dengan berbagai capaian pembangunan yang telah kita raih bersama. Kita patut bersyukur atas stabilitas ekonomi makro yang terjaga, penurunan angka kemiskinan ekstrem, peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), serta keberhasilan kita dalam mempertahankan opini tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan. Semua ini bukan hasil kerja Bupati semata, melainkan buah dari sinergitas kolektif antara eksekutif, legislatif, aparat keamanan, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Bupati.
Ditengah rasa syukur, Bupati Ronald Kandoli mengingatkan, kita semua: jangan pernah cepat berpuas diri. Tantangan zaman di era globalisasi dan digitalisasi ini semakin kompleks.
“Dinamika ekonomi global dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan terus meningkat. Oleh karena itu, momentum HUT ke-19 ini harus kita jadikan titik tolak untuk melakukan akselerasi dan lompatan pembangunan yang lebih besar,” ucap Bupati.
Lebih lanjut dikatakan Bupati, peringatan HUT ke-19 di tahun ini mengusung tema Bangun dan maju bersama menuju Minahasa Tenggara yang mandiri,sejahtera dan berkelanjutan dengan sub tema 19 Tahun Minahasa Tenggara terus Raih Karya (RK) dengan komitmen dan Fokus Tumbuh (FT) bersama dalam persatuan untuk pembangunan berkelanjutan. Tekad yang kuat untuk membawa Minahasa Tenggara menjadi daerah yang semakin mandiri dan berdaya saing, dan untuk mencapainya, Pemerintah daerah terus bekerja keras mengejar berbagai ketertinggalan dan memperkuat sektor-sektor unggulan.
“Dapat saya sampaikan bahwa Pemerintah Daerah terus memacu pembangunan infrastruktur jalan guna membuka isolasi wilayah-wilayah pertanian dan perkebunan. Kita tahu bersama bahwa mayoritas masyarakat kita bergantung pada sektor pertanian, hortikultura, dan perikanan. Oleh karena itu, bantuan bibit, pupuk, serta alat mesin pertanian terus kita distribusikan secara tepat sasaran demi meningkatkan taraf hidup para petani dan nelayan kita,” tutur Bupati.
Ditambahkan Bupati, di bidang kesehatan dan pendidikan, Pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan tidak ada anak di Minahasa Tenggara yang putus sekolah karena kendala biaya, dan tidak ada warga yang tidak terlayani saat sakit. Fasilitas RSUD Mitra Sehat serta Puskesmas- Puskesmas di tiap kecamatan terus kita lengkapi. Begitu juga dengan reformasi birokrasi; kita terus mendorong digitalisasi pelayanan agar masyarakat dapat mengurus administrasi kependudukan dan perizinan dengan lebih cepat, transparan, dan tanpa pungutan liar.
” Di bidang perekonomian, fokus pemerintah daerah ke depan adalah memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Minahasa Tenggara dianugerahi kekayaan alam yang melimpah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga potensi pariwisata yang eksotis,” pungkas Bupati.
Dikatakan lebih lanjut, di hari ini juga kita memperingati Hari kebangkitan nasional yang ke-118, dimana kita kembali merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah ” Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.
“Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar,” ucap Bupati.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Kita melihat Program Makan Bergizi Gratis kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan. Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM. Di sektor kesehatan, Pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh.
“Upaya kesejahteraan rakyat juga diperkuat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa. Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat terjangkau, hingga layanan ekonomi dasar, sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar,” tutur Bupati.
Mengakhiri sambutannya, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh lapisan masyarakat yang tidak pernah lelah memberikan sumbangsih, kritik yang membangun, serta doa demi kemajuan daerah ini.
“Selamat Hari Ulang Tahun Kabupaten Minahasa Tenggara yang ke-19. Mari kita bergandengan tangan, melangkah bersama dengan keyakinan teguh, mengukir prestasi, demi mewujudkan Minahasa Tenggara yang maju, sejahtera, mandiri, dan berdaya saing, dan selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118,” tutup Bupati. (CIA)












