SANGIHE, GLOBALBERITA– Kementerian ART/BPN memudahkan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah bagi masyarakat melalui digitalisasi layanan pertanahan, hal tersebut mendapat apresiasi dari Penjabat Bupati Sangihe Albert Wounde.
Usai menyerahkan 70 sertifikat tanah elektronik (STE) untuk kampung talolang kecamatan tabukan utara dan 25 sertifikat analog untuk kelurahan dumuhung kecamatan tahuna timur yang dilaksanakan di ruang serbaguna rumah jabatan bupati, Wounde menyampaikan terimakasih kepada pihak kantor pertanahan kabupaten sangihe.
Dirinya menyampaikan apresiasinya, dimana kantor pertanahan kabupaten sangihe telah melaksanakan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) sesuai peraturan menteri agraria dan tata ruang/BPN Nomor 3 Tahun 2023.
“Program layanan digitalisasi ini akan lebih memudahkan bagi masyarakat dalam memperoleh sertifikat tanah, karena penerbitannya secara elektronik. Kelebihannya, karena mengurangi resiko kehilangan, pencurian, atau kerusakan akibat bencana alam dan kebakaran. Sertifikat elektronik juga mempermudah pemerintah dalam pengelolaan data, menghemat biaya transaksi, dan meningkatkan kerahasiaan serta keamanan data,” ujar Wounde Rabu (3/7/2024).
Acara tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan memorandum of understanding (MOU) dan perjanjian kerja sama antara pemkab sangihe dalam kegiatan penataan kelembagaan penerima akses reforma agraria dengan kepala kantor pertanahan sangihr, Steven OK Wowor.
Steven Wowor pada kesempatan itu menyatakan, penandatanganan MOU dan perjanjian kerja sama tersebut sebagai sebuah langkah maju dalam pelayanan publik di bidang pertanahan melalui penerbitan sertifikat tanah dalam bentuk elektronik.
“Transformasi digital ini bukan hanya sebagai inovasi tetapi juga sebagai kebutuhan untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks”, tutup Wowor.***







