SANGIHE, GLOBALBERITA— Patroli yang dimulai sekira pukul 21.00 WITA tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan dan tindak kejahatan, mulai dari pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pemalakan hingga kejahatan jalanan lainnya, Jumat malam (23/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel URC menyisir sejumlah titik, termasuk pintu masuk Pelabuhan Nusantara Tahuna, serta area dermaga. Petugas juga melakukan pemeriksaan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyelundupan barang ilegal dan penyalahgunaan narkotika.
Patroli dilakukan secara mobile dengan mengacu pada rute dan peta kerawanan wilayah. Pola tersebut diterapkan agar kehadiran personel dapat menjangkau sejumlah lokasi sekaligus mencegah munculnya peluang bagi pelaku kejahatan.
“Patroli ini merupakan langkah pencegahan untuk menjaga situasi keamanan di kawasan Pelabuhan Bakauheni, khususnya dari curat, curas, curanmor, pemalakan dan kejahatan jalanan lainnya,” ujar AIPTU F. Saselah selaku Katim URC Polres Sangihe.
Menurutnya, kawasan pelabuhan memiliki aktivitas masyarakat yang cukup dinamis sehingga pengawasan perlu dilakukan secara berkala, terutama pada malam hari. Petugas juga memastikan akses masuk dan sejumlah area dermaga tetap dalam pantauan.
“Pengawasan kami lakukan di titik-titik yang menjadi akses keluar masuk, termasuk dermaga. Tujuannya untuk mencegah penyelundupan barang ilegal, penyalahgunaan narkotika serta gangguan keamanan lainnya,” kata Fondel.
Kehadiran personel URC di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pengguna jasa penyeberangan, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Apabila ditemukan adanya aktivitas yang mencurigakan, petugas dapat segera melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan.







