MANADO, Globalberita.com – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) siap menorehkan jejak baru di Bumi Nyiur Melambai. Jika tidak ada aral melintang, pelantikan dan pengukuhan Pengurus Daerah (DPD) ABPEDNAS Provinsi Sulawesi Utara serta Pengurus Cabang (DPC) ABPEDNAS Kabupaten/Kota se-Kotamobagu akan digelar pada Selasa, 7 April 2026, bertempat di Auditorium Unsrat, Manado.
Kegiatan strategis ini bukan hanya sekedar seremoni pelantikan. Acara tersebut akan dirangkaikan dengan agenda krusial bagi kemajuan desa, yakni Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Hukum dan Pencegahan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa di wilayah Sulawesi Utara.
Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Ir. H. Indra Utama, M.PWK, IPU, mengonfirmasi langsung rencana besar ini. Saat ditemui di bilangan Jalan Toar, Manado, Minggu (5/4), didampingi Wasekjen Faisal dan Senator RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, Indra menjelaskan bahwa momentum ini merupakan langkah besar bagi optimalisasi fungsi pengawasan di tingkat desa.
”Kami mengagendakan acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci tingkat nasional, termasuk Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, SH, LLM (Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI), serta Dewan Pembina DPP ABPEDNAS, Hasjim Djojohadikusumo (Utusan Khusus Presiden RI),” ujar Indra yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama salah satu BUMN.
Hadirnya tokoh-tokoh hukum dan utusan khusus kepresidenan ini menandakan keseriusan ABPEDNAS dalam memastikan tata kelola dana desa berjalan transparan dan sesuai koridor hukum.
Selain tokoh nasional, panitia juga mengharapkan kehadiran Gubernur Sulawesi Utara beserta jajaran Forkopimda, para Kepala Daerah (Bupati/Walikota), serta pemangku kepentingan terkait lainnya.
Pelantikan ini nantinya akan dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus ABPEDNAS tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, serta perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Sulawesi Utara.







