MINAHASA, Globalberita.com — Akselerasi program ketahanan pangan nasional terus dipacu di wilayah hukum Polres Minahasa. Pada Senin (9/3/2026), Polsek Kawangkoan menggelar aksi nyata penanaman jagung kwartal I yang dipusatkan di lahan pertanian Kecamatan Kawangkoan Barat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Kawangkoan, Ipda Deni Setiawan, SE, yang turun langsung ke lapangan bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Kawangkoan Barat di bawah komando Camat Heppie Lumintang, SH.
Langkah kolaboratif ini juga melibatkan tenaga ahli dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Terpantau di lokasi, Kepala BPP Kecamatan Kawangkoan Barat, Aneke Poli, SP, serta Kepala BPP Kecamatan Kawangkoan, Dwi Pristiani, SP, memberikan pendampingan teknis guna memastikan kualitas tanam yang optimal bagi para petani.
Wakapolsek Ipda Deni Setiawan menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi langsung dari semangat Asta Cita Presiden RI untuk mewujudkan swasembada pangan.
”Polri berkomitmen penuh menjadi mitra strategis pemerintah dan petani. Penanaman jagung ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat untuk memperkuat kedaulatan pangan dari tingkat kecamatan,” ujar Ipda Deni.
Kegiatan ini disambut positif oleh Kelompok Tani Diakonia Tombasian Atas yang dipimpin oleh Youtje Wilar. Dengan pengawalan dari Bhabinkamtibmas Aipda Steny Tumilaar, proses penanaman berjalan tertib dan penuh kebersamaan.
Camat Heppie Lumintang memberikan apresiasi atas inisiatif Polsek Kawangkoan. Menurutnya, keterlibatan aktif kepolisian memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat tani di wilayah Kawangkoan Barat untuk lebih produktif mengelola lahan.
”Kerja sama seperti ini sangat krusial. Ketika pemerintah, aparat keamanan, dan penyuluh pertanian turun bersama, masyarakat akan merasa didampingi secara penuh dalam mensukseskan program pangan nasional,” tandas Lumintang.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Tombasian Atas ini diharapkan menjadi stimulus bagi sektor pertanian di Minahasa, sekaligus memperkokoh posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu pilar ketahanan pangan di Indonesia Timur.













