Dukungan Meluas dari Tomohon: Tokoh Agama dan Komunitas Adat Suarakan Polri Tetap di Bawah Presiden

TOMOHON124 Dilihat

TOMOHON, Globalberita.com — Gelombang dukungan terhadap stabilitas institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mengalir deras dari Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Tokoh agama dan komunitas adat setempat secara kompak menyuarakan aspirasi agar Polri tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia guna menjaga profesionalisme dan netralitas dalam menjalankan tugas negara.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tomohon, Zamroni Khan, menegaskan sikap resminya dalam mendukung penuh keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) terkait struktur organisasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan langkah strategis untuk menjamin efektivitas koordinasi keamanan nasional. Dalam pernyataannya, Zamroni juga menekankan pentingnya kerukunan, toleransi, dan semangat presisi bagi kemajuan bangsa.

Senada dengan tokoh agama, dukungan kuat juga datang dari Komunitas Adat Waraney Kumu Banua Kinasakas Kota Tomohon. Dengan mengenakan pakaian adat kebesaran berwarna merah, sekelompok pemuda dari komunitas ini menyatakan komitmen mereka untuk mengawal kebijakan Kapolri. Mereka meyakini bahwa Polri di bawah komando Presiden akan lebih solid dalam menjaga kedaulatan serta ketertiban di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.

Aspirasi ini menjadi cerminan sinergi yang harmonis antara elemen masyarakat adat dan tokoh lintas agama di Tomohon dalam menjaga stabilitas nasional. Pernyataan sikap tersebut ditutup dengan semangat persatuan yang tinggi, menegaskan bahwa masyarakat Tomohon siap menjadi garda terdepan dalam mendukung kebijakan pemerintah demi kepentingan bangsa yang lebih besar.