SANGIHE, GLOBALBERITA– Operasi Lilin Samrat 2025 dimulai hari ini hingga 2 Januari 2026, Operasi Lilin adalah sebutan dari kegiatan yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menjaga ibadah Natal.
Selain itu, operasi tersebut juga mengamankan sejumlah titik kemacetan kemungkinan terjadinya pelanggaran peraturan lalu lintas dan berbagai tindak kriminal.
Polres Kepulauan Sangihe dan Polsek Jajaran menyiapkan beberapa Pos pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu di beberapa titik di kota Tahuna. Yakni di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Pasar Towo’e Tahuna dan di Pos 930 Pusat Kota Tahuna.
Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP melalui Kasat Lantas Polres Kepulauan Sangihe IPTU Nelta Rengkung, S.Or mengingatkan bagi masyarakat point-point penting dalam menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Saya mengingatkan bagi semua masyarakat sangihe dalam menyambut dan nanti akan merayakan hari natal agar supaya tetap menjaga kondusifitas keamanan likungan sekitar kita,” Ujar Kasatlantas.
“Patuhi peraturan berlalu lintas guna keselamatan berkendara di jalan raya, tidak menyalakan petasan di tempat dan jalan umum yang bisa membahayakan keselamatan orang lain, pastikan kondisi tubuh prima ketika akan berkendara, tidak melakukan konvoi, tidak menggunakan knalpot brong, tidak mengkonsumsi miras saat berkendara serta, bongkar muat di pusat kota terutama di jalur ramai agar kelancaran lalu lintas tetap terjaga” lanjutnya lagi.
Operasi Lilin 2025 dirancang sebagai pelayanan menyeluruh bagi masyarakat. Peran Polri tidak sebatas mengatur lalu lintas dan mengendalikan keramaian, melainkan memastikan ketenangan, kenyamanan, serta kekhusyukan umat dalam beribadah dan merayakan pergantian tahun.
“Operasi Lilin Samrat 2025 merupakan wujud kehadiran negara melalui Polri dalam menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat. Kami memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, damai, tertib, dan penuh makna,” tutup IPTU Nelta Rengkung, S.Or.







