BPS Tomohon Gandeng Polres dalam Identifikasi Lahan Jagung, Targetkan Hasil Panen Maksimal

TOMOHON476 Dilihat

Tomohon, Globalberita com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tomohon menggandeng Polres Tomohon dalam upaya identifikasi luas lahan tanam jagung. Kerjasama ini meliputi lahan yang dikelola Polres maupun kelompok tani (poktan) binaan.

Langkah ini diambil sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan di Kota Tomohon.

Kepala BPS Tomohon, Ika Oktaria Gaib, SST, menjelaskan bahwa aplikasi khusus FASIH digunakan untuk mengidentifikasi luas lahan yang telah diolah oleh Polres. Hal ini bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan.

Kabag SDM Polres Tomohon, AKP Heintje Talumepa, S.Th, menyambut baik inisiatif BPS Tomohon dalam mensosialisasikan aplikasi FASIH. Beliau menilai bahwa aplikasi ini akan sangat membantu Bhabinkamtibmas dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

“Dengan adanya aplikasi FASIH, kami berharap Bhabinkamtibmas dapat lebih cepat dan akurat dalam mengumpulkan data terkait lahan jagung dan produktivitasnya. Ini akan sangat membantu dalam pengambilan keputusan terkait program ketahanan pangan,” ujar AKP Heintje Talumepa.

Lebih lanjut, AKP Heintje Talumepa menambahkan bahwa inti dari program ketahanan pangan, khususnya jagung, adalah memaksimalkan hasil panen dari proses penanaman hingga panen.

“Kami berharap hasil panen jagung di Tomohon dapat melampaui target. Para Bhabinkamtibmas akan berusaha hadir di poktan binaan untuk berbagi informasi, sehingga hasil panen dapat dimaksimalkan dengan baik,” ujarnya pada Rabu (17/9/2025).

Untuk Kota Tomohon, terdapat 9 hektar lahan di 4 titik yang menjadi fokus utama program ini.

Kapolres dan jajaran pimpinan telah menginstruksikan seluruh Polsek untuk memastikan semua lahan di Kota Tomohon dapat menghasilkan panen yang maksimal.

Dengan sinergi antara BPS dan Polres Tomohon, Talumepa berharap program ketahanan pangan dapat berjalan sukses. Hal ini akan meningkatkan produktivitas pertanian jagung dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.