TOMOHON,Global Berita – Di tengah kesibukan lalu lintas Kota Tomohon, sebuah pemandangan mengharukan sekaligus membanggakan menjadi rutinitas yang dinanti setiap pagi terlebih saat jam sekolah. Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tomohon, dengan senyum merekah dan sapaan hangat, hadir di zebra cross dekat sekolah, membantu siswa-siswi menyeberang jalan dengan aman. Aksi sederhana ini bukan hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi juga cerminan dari humanisme yang mendalam, mengubah wajah polisi menjadi sosok yang dekat, bersahabat, dan menginspirasi.
“Kami ingin menghilangkan kesan bahwa polisi itu menakutkan. Kami ingin menjadi sahabat bagi anak-anak, memberikan rasa aman dan nyaman saat mereka berangkat atau pulang sekolah,” ujar Aldi salah satu anggota Satlantas Polres Tomohon dengan senyum tulus.
Setiap pagi, para polisi ini dengan sigap menghentikan laju kendaraan, memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menyeberang dengan aman. Tak jarang, mereka membantu membawakan tas yang berat, memberikan semangat sebelum proses belajar, atau sekadar menyapa dengan ramah, menciptakan suasana yang penuh keakraban dan kehangatan.
“Saya senang sekali kalau ada Pak Polisi yang bantu menyeberang. Jadi tidak takut lagi sama mobil,” ujar Maykel seorang siswi SD dengan wajah ceria.
Aksi humanis Satlantas Polres Tomohon ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Banyak orang tua yang merasa terbantu dan terharu dengan kepedulian para polisi terhadap keselamatan anak-anak mereka.
“Ini adalah contoh nyata bahwa polisi tidak hanya bertugas menindak pelanggaran, tetapi juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi generasi muda,” ujar Kiki seorang warga Tomohon.
Kisah inspiratif dari Tomohon ini membuktikan bahwa sentuhan humanisme mampu mengubah citra polisi menjadi lebih positif dan dicintai masyarakat. Senyum polisi di zebra cross bukan hanya sekadar ekspresi wajah, tetapi juga simbol dari pengayoman, perlindungan, dan kasih sayang yang tulus kepada generasi penerus bangsa. Semoga kisah ini dapat menginspirasi seluruh anggota kepolisian di Indonesia untuk terus meningkatkan pelayanan dan mendekatkan diri kepada masyarakat dengan hati nurani.







