Minahasa — Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, bersama jajaran pengurus TP-PKK Pokja 4 melaksanakan sosialisasi pencegahan stunting sejak remaja, sekaligus merangkaikannya dengan Pemilihan Duta Stunting Remaja Kabupaten Minahasa Tahun 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kepemudaan yang menjadi peserta aktif dalam diskusi dan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan, gaya hidup sehat, serta perencanaan keluarga sejak dini.
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Minahasa menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak hanya dimulai ketika seorang anak lahir, namun harus disiapkan jauh sebelumnya, bahkan sejak masa remaja.
“Remaja adalah calon orang tua di masa depan. Jika sejak dini mereka dibekali dengan pengetahuan tentang gizi, kesehatan reproduksi, dan pola hidup sehat, maka risiko stunting pada generasi berikutnya bisa ditekan secara signifikan,” ujar Ny. Martina Dondokambey-Lengkong.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi semangat generasi muda Minahasa yang bersedia menjadi pelopor pencegahan stunting di lingkungannya. Melalui ajang pemilihan Duta Stunting Remaja, diharapkan akan lahir sosok-sosok inspiratif yang mampu mengkampanyekan pentingnya gizi seimbang, kesehatan mental, dan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.
“Kami percaya, Duta Stunting Remaja yang terpilih akan menjadi contoh dan penggerak bagi teman-temannya, keluarga, serta masyarakat luas. Mari bersama kita wujudkan Minahasa bebas stunting, demi generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi TP-PKK Minahasa dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan sekolah, komunitas, dan lembaga kesehatan, untuk mewujudkan visi Minahasa Hebat dan Sehat melalui pencegahan stunting sejak usia remaja.(Mei)







