MINSEL, GLOBALBERITA – – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan melakukan assesment untuk penanganan banjir di Desa Poigar Satu Kecamatan Sinonsayang, Senin (26/5).
“Untuk hari ini, BPBD Minsel melakukan assessment sebagai penanganan awal terhadap dampak dari bencana banjir di Desa Poigar Satu,” ujar Kepala BPBD Minsel melalui Kabid Kedaruratan Joice Tungka.
“Assesment banjir adalah proses pengumpulan, pengolahan, dan analisis data untuk memahami dampak dan risiko banjir. Ini mencakup evaluasi potensi bahaya, status masyarakat yang terdampak, sumber daya yang tersedia untuk penanggulangan, serta kebutuhan dasar setelah banjir terjadi,” jelas Joice Tungka.

Dirinya mengatakan melalui Assesment ini BPBD Minsel dapat mengetahui situasi di lapangan dan korban yang terdampak.
“Ada 6 keluarga di Jaga 1 dan 2 Desa Poigar Satu yang terdampak banjir. Dapur milik salah satu keluarga ambruk serta talud penahan tanah juga ikut ambruk. Juga ada salah satu keluarga yang saat ini mengungsi di rumah kerabat mereka,” ungkap Tungka.
Saat ini upaya yang dilakukan oleh Pemdes Poigar Satu dan masyarakat bekerja sama dengan BPBD Minsel yakni melakukan kerja bakti serta pembersihan di lokasi banjir.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Minsel hingga saat ini terus memantau keadaan di lokasi banjir serta tetap berkordinasi dengan pemerintah desa setempat.
Perlu diketahui bencana banjir di Desa Poigar Satu terjadi pada Hari Minggu (25/5) disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi.
(DArK)







