GLOBAL BERITA, MINAHASA – Sekretaris Daerah Minahasa, Dr Lynda Watania MM, M.Si, membuka kegiatan forum komunikasi tahap satu bersama BPJS Kesehatan, di Ruang Sidang Kantor Bupati, Kamis (25/4/24).
Watania mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah yang sangat penting untuk saling berbagi informasi, dan memperkuat kerja sama dalam upaya meningkatkan akses, serta kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Minahasa.
“Peran BPJS Kesehatan sangatlah penting, sebagai mitra strategis dalam menyelenggarakan program JKN. Dimana BPJS Kesehatan sebagai bagian integral dari upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui program JKN, BPJS Kesehatan telah memberikan kesempatan kepada jutaan penduduk Indonesia, termasuk Kabupaten Minahasa untuk mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
“Selain itu, BPJS Kesehatan juga berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui regulasi, pembinaan, dan pengawasan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan dengan melaksanakan kerja sama, serta memastikan standar pelayanan yang tinggi,” jelasnya.
Lanjut Sekda, tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak hal yang harus diperbaiki bersama, khususnya untuk pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Minahasa. Sehingga, melalui forum ini, kita memiliki kesempatan untuk mengevaluasi kinerja program JKN.
“Saya ingin menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara Pemkab Minahasa, BPJS Kesehatan Cabang Tondano, dan semua pihak terkait dalam menciptakan sistem kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Lynda menyebutkan, dengan bekerja sama maka dapat mengidentifikasi tantangan yang dihadapi. Mengejar solusi, inovatif, dan mengimplementasikan kebijakan yang memberikan manfaat maksimal bagi semua pihak.
“Saya mengajak semua peserta forum untuk aktif berpartisipasi dalam diskusi ini. Menyampaikan ide-ide konstruktif, serta berkomitmen untuk bekerja sama demi meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh warga Minahasa,” pungkas Watania.
Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Raymond Jerry Liuw mengatakan bahwa, forum ini untuk mengevaluasi dan mendiskusikan terkait program JKN yang ada di masing-masing Kabupaten/Kota.
“Jika melihat dari road map tahun 2024, 98% penduduk Indonesia itu sudah terintegrasi dengan program JKN. Dan bersyukur Kabupaten Minahasa cakupannya cukup baik. Karena, hampir seluruh penduduk di Minahasa sudah mengikuti program JKN,” terang Liuw.
Ia menjelaskan, sesuai Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2022, ada lembaga-lembaga termasuk didalamnya Pemerintah Daerah turut serta mendukung pelaksanaan program JKN.
“Jika dilihat di sembilan Kabupaten/Kota, yang masuk wilayah pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Tondano, dimana kontribusi Pemerintah Daerah sangat besar. Dan itu terbukti dengan adanya alokasi anggaran untuk masyarakat yang diikutsertakan dalam program JKN,” tutup Liuw.
Turut hadir, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs Riviva Maringka M.Si, sebagai moderator, serta para Kepala Dinas dan Badan di Pemkab Minahasa.









